Komputer Bali dot Com adalah sebuah bentuk usaha yang secara khusus
didirikan untuk memberikan layanan Service/Perbaikan Panggilan untuk
segala macam merk dan tipe Komputer, Laptop, Monitor, maupun Printer.
Anda menghubungi kami, lalu kami akan mengirimkan teknisi ke tempat anda!

ReadMore


Waspadalah, Apple Mendadak Diserang Malware

0

Posted by admin | Posted in Software Update | Posted on 29-04-2009

Anda pemilik notebook Apple atau komputer Mac OS X? Jika ya, maka berhati-hatilah Anda karena sekarang sudah ada virus juga trojan yang dapat menyerang notebook kesayangan Anda tersebut. Memang awalnya seperti yang kita tau, Apple sempat mengklaim dirinya kalau Apple punya ketahanan yang tinggi terhadap serangan malware.

Aneh rasanya mendengar kebohongan seputar komputer Mac pada dekade terakhir, seperti yang mereka klaim saat pemasaran produknya. Orang-orang pun seakan percaya kalau Mac tahan terhadap malware, virus dan worm atau sejenisnya yang memang benar-benar telah membuat malapetaka pada PC.

Pada kenyataannya, OS X tidak lebih baik keamanannya dibandingkan Windows Vista. Sejak serangan Mac seharusnya bisa menjadi pelajaran, yang pada akhirnya menjadi tidak menarik lagi semenjak Black Hats menyerangnya. Kevin haley, direktur keamanan di Symantec, menyatakan “orang-orang iseng pada umumnya melihat sasaran yang lebih besar, apakah akan mendapatkan kejutan yang lebih besar demi meraup uang.”

Apple menegaskan kalau konsumen harus memperoleh sebuah program anti virus. Apple telah diserang dengan apa yang disebut Virus Trojan yang pertama pada OS X. Trojan tersebut diberi julukan “iBotnet”, yang telah merambah beberapa ribu komputer Mac. Virus tersebut dibuat khusus untuk komputer Mac dan tidak berpengaruh terhadap mesin Windowsnya.

Virus baru menginfeksi komputer para penggunanya melalui salinan software Mac iWork yang telah dibajak, yang memang tersedia diseputar jaringan P2P. Hal ini merupakan kabar pertama di bulan Januari, dan tidak seperti virus-virus lainnya, seperti Conficker worm, yang relatif tidak berbahaya terhadap sejumlah kecil mesin-mesin yang terinfeksi (menghindari secara efektif pernyangkalan serangan servicenya) dan peran penggunanya dalam penularannya.

Pernyataan Paul Henry, analis forensik dan keamanan di Keamanan Lumension di Arizona, “Kami semua pun mengetahui kenapa hal tersebut bisa terjadi. Akan tetapi hal tersebut tak jadi masalah untuk saat sekarang ini, dan secara pribadi saya pikir kita akan menyaksikan lebih banyak lagi hal tersebut di kemudian hari.”

Sementara virus baru yang pertama menargetkan hanya pada Mac, itu bukanlah botnet pertama yang terdiri atas beberapa mesin Mac. Jose nazario, peneliti keamanan senior bersama jaringan Arbor, menyatakan, “Ini bukanlah botnet pertama yang telah dibuat menggunakan komputer Mac. Ini sesuatu yang menarik agar hal yang kecil bisa lebih fleksibel dan termasuk beberapa fitur baru. Dengan  begitu banyak tekanan yang muncul karena selama ini Mac dan banyak orang selalu mengklaim kalau Mac itu tahan terhadap Malware dan sejenisnya. Dan cukuplah anggapan semua itu, karena hal itu tidaklah benar.

Dalam sebuah pernyataan, Apple merespon, “Apple akan mengambil langkah keamanan yang sangat serius dan mempunyai sebuah track record yang bagus tentang pencegahan yang potensial sebelum virus menginfeksi komputer para pengguna.”
Pada saat ini Mac telah mencatat kira-kira 7,4 persen komputer para konsumennya di seluruh Amerika Serikat, menurut Gartner, salah seorang kepala penilitian pasar perusahaan. Sementara itu, menurut Gartner, para pengguna tersebut rata-rata lebih sukses dibandingkan para pemilik PC biasa, tanpa pembuktian alamiah software virus Mac (seperti yang diperlihatkan untuk pasaran yang menurun pada tahun 90-an ) telah membuat virus-virus Mac masih diteliti daya jelajahnya. Bagaimanapun juga, tampaknya menjadi perubahan, dan memberikan kecepatan patching yang lambat pada Apple, itu bisa menjadi masalah di kemudian harinya, terutama sekali dengan prospek worm tertentu pada Apple akan menyerang  di kemudian hari.
Nah, sudah jelas bukan? Bahwa tak ada satu sistem operasi pun yang kebal akan serangan malware, bahkan Mac sekalipun. Ini bisa jadi suatu pelajaran yang berarti buat kita semua. Tapi ada sedikit yang agak aneh di sini, kenapa yah hanya OS X saja yang terserang iBotnet sedangkan Windows tidak berpengaruh. Apakah ini suatu permainan bisnis belaka? Who knows.

Langkah AMD Wujudkan CPU 16-core pada tahun 2011

0

Posted by admin | Posted in Hardware Update | Posted on 29-04-2009

Belum puas dengan produk-produk CPU-nya yang terdahulu, AMD kembali menjajal kemampuannya dalam meramu segala kecanggihan yang ia tuangkan dari generasi penerus prosessornya. Versi Opteron six-core monolitis terbarunya, dengan kode Istambul, akan diperkenalkan pada bulan Juni nanti. Kita juga akan menyaksikan teknologi pengendali memori yang terintegrasi (Integrated Memory Controller (IMC)) terbarunya yaitu: prosesor 12 core pada tahun 2010 dan CPU 16 core pada tahun 2016 mendatang.

Mengikuti Nehalem Xeon 5500 fireworks dari Intel, AMD dikabarkan memberikan kejutan yang mengindikasikan alur peta server yang dipercepat keseluruhannya. Awalnya perusahaan telah mengeluarkan versi 40 watt terbarunya dari chip Opteron quad-core 45 nm. Pada bulan Mei, perusahaan akan mulai memasarkan high-end terbarunya, Opteron 6 core, yang mana seperti yang dikatakan pihak perusahaan bahwasanya akan dikirim 30% yang lebih unggul dibanding Opteron quad corenya. Chip-chip tersebut akan secara resmi diperkenalkan pada bulan Juni nanti, kata pihak AMD.
.
Keseluruhan seri Opteron 6000 terbarunya untuk sistem 2P dan 4P pada tahun 2010 mendatang. Prosesor Magny-Cours akan tersedia dalam versi 8 core dan 12 core, dan akan dikeluarkan pertama kalinya pada soket G34 dan platform Maranello. Seri 4000 terbaru akan dialamatkan pada entry-level 1P dan bagian 2P server, dan akan keluar bersama soket C32 dan platform “San Marino” dengan prosesor Lisbonnya yang 4 core  dan 6 core.

Untuk tahun 2011 mendatang, AMD berencana untuk memperkenalkan Interlagos prosesor 12 dan 16 core-nya, yang mana akan berdasarkan pada core Bulldozer. CPU 32 nm akan kompatibel dengan platform Mranello, sedangkan jenis lainnya, prosesor Valencia 6 core hingga 8 core-nya akan menargetkan platform San marino 1P dan 2P.

AMD menyatakan hal itu juga akan memperkenalkan Direct Connect Architecture 2.0 nya, yang akan mendukung hingga 12 core pada permulaannya dan menawarkan “mendekati penampilan virtual aslinya, dan jarak full-featured power bands yang melanjutkan meletakkan prioritas pada konsumsi tegangan rendahnya.”